Batal dalam program FARA Angkatan Darat AS, Sikorsky tawarkan S-97 Raider ke pasar ekspor

S-97 RaiderSikorsky

AIRSPACE REVIEW – Menyusul dibatalkannya program FARA (Future Attack Reconnaissance Aircraft) Angkatan Darat AS pada 8 Februari 2024, Sikorsky kini mencari peluang ekspor untuk helikopter S-97 Raider rancangannya.

Sebelumnya, Sikorsky menawarkan varian Raider X (versi intai bersenjata S-97 Raider) bersaing dengan Bell 360 Invictus dalam program FARA guna menggantikan Bell OH-58 Kiowa Warrior dan MH-6M Little Bird.

Mencari calon pengguna baru, Sikorsky telah mengadakan demonstrasi S-97 Raider di Development Flight Center di West Palm Beach, Florida, pada 11 dan 12 Februari 2025 lalu.

Acara tersebut diselenggarakan untuk audiens internasional, terutama buat program Next Generation Rotorcraft Capability (NGRC) NATO dan proyek helikopter utilitas eksperimental (XUH) Korea Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari negara-negara NATO dan non-NATO. Pesertanya termasuk pejabat militer asing dari Italia, Jerman, Inggris, Rumania, Swiss, Korea Selatan serta Arab Saudi.

Sikorsky memulai pembangunan dua purwarupa S-97 Raider pada Oktober 2012.

Helikopter baru ini mengaplikasikan teknologi helikopter compound, yakni memadukan rotor utama koaksial dan mesin pusher di ekor.

Heli ditenagai mesin turboshaft YT706 buatan General Electric. Mesin yang saat ini digunakan oleh UH-60M Black Hawk ini menghasilkan kecepatan jelajah 400 km/jam.

Rotor koaksial yang digunakan S-97 Raider menghasilkan counter torsi, sehingga tidak diperlukan lagi sistem rotor ekor antitorsi seperti helikopter konvensional yang akan menarik hingga 15 persen dari tenaga.

Bilah rotor yang rigid juga dapat diinstal lebih dekat bersamaan dan ini akan mengurangi tingkat drag.

Sementara mesin pusher membantu tingkat percepatan dan secara signifikan bisa mengurangi kecepatan untuk pendaratan.

Kombinasi rotor koaksial dan mesin pusher menjadikan S-97 lincah bermanuver, bisa meliuk ke samping serta hover dengan sikap ekor naik dan hidung mengarah ke bawah.

Durasi terbang S-97 mencapai 2 jam 40 menit atau jarak jangkau sejauh 570 km dengan ketinggian terbang di 3.048 m.

Untuk sistem kontrol penerbangannya, S-97 Raider menggunakan teknologi fly-by-wire (FBW) yang meringankan kerja pilot.

Helikopter S-97 Raider dapat diterbangkan oleh satu atau dua pilot bahkan juga disiapkan program otomatis tanpa pilot. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *