Rudal balistik taktis jarak jauh BRE10 China, senjata penyerang strategis yang dapat menjangkau pasukan AS di Korea Selatan

Rudal balistik taktis China BRE10China Weapons

AIRSPACE REVIEW – China dilaporkan telah mengembangkan rudal balistik taktis jarak jauh BRE10 untuk menjangkau sasaran musuh. Rudal presisi buatan NORINCO ini disebut memiliki jangkauan sejauh 500 km.

Sumber terbuka juga menyebut rudal dengan nama ekspor King Dragon atau Fire Dragon ini memiliki berat peluncuran 1,5 hingga 2,5 ton, diameter 750 mm, dan berat hulu ledak antara 500 dan 800 kg.

Bila rudal tersebut ditempatkan di Semenanjung Shandong, maka rudal dapat menjadi pencegah sasaran di pangkalan Korea Selatan di Gyeonggi di mana pasukan Amerika Serikat ditempatkan.

Rudal BRE10 (China menyebutnya roket) dipasang pada sistem peluncur modular PHL-191. Sistem peluncur ini juga dapat digunakan untuk peluncuran roket lain dengan kaliber berbeda, termasuk BRE3 300 mm, BRE6 370 mm, dan BRE10 750 mm.

Kendaraan peluncur PHL-191 dapat membawa dua kotak peluncur dan menembakkan hingga 16 roket BRE3, 10 roket BRE6, atau 2 roket BRE10.

Diketahui, batalion artileri roket Angkatan Darat PLA dilengkapi dengan 12 kendaraan peluncur PHL-191. Jika semuanya diisi dengan BRE10, maka sistem ini dapat menembakkan 24 rudal secara bersamaan.

BRE10 menggunakan tata letak aerodinamis kerucut ganda yang membantu mengurangi hambatan udara dan meningkatkan efisiensi luncur.

Setelah peluncuran, mesin roket menyediakan propulsi awal dan setelah ketinggian dan kecepatan tertentu tercapai, mesin akan terpisah kemudian badan roket meluncur menuju area target menggunakan efek aerodinamis.

Dibandingkan dengan roket tradisional, BRE10 memiliki jangkauan lebih dari 50% melalui penggunaan teknologi luncur.

BRE10 dilengkapi sistem panduan komposit yang menggabungkan panduan inersia dan navigasi satelit BeiDou.

Fitur tersebut memastikan koreksi lintasan selama fase awal dan tengah penerbangan, dan navigasi terminal presisi tinggi yang mengurangi probabilitas kesalahan melingkar (CEP) hingga dalam jarak 10 m, sehingga meningkatkan akurasi serangan secara signifikan.

Seperti diungkapkan China Arms, BRE10 dapat membawa berbagai jenis hulu ledak, termasuk hulu ledak berdaya ledak tinggi, hulu ledak tembus, dan hulu ledak cluster, sehingga memberikan kemampuan aplikasi medan perang yang lebih luas.

Pengungkapan BRE10 menyoroti terobosan signifikan China dalam senjata serang presisi jarak jauh dan penerapannya di masa mendatang. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *