Mesir dilaporkan akan segera mengakuisisi 36 jet FA-50 dari Korea Selatan, rencana pembelian hingga 100 unit

T-50 Black Eagles Aerobatic TeamRoKAF

AIRSPACE REVIEW – Mesir dilaporkan sudah mendekati kesepakatan akhir dengan Korea Selatan untuk mengakuisisi 36 jet tempur serang FA-50 Fighting Eagle buatan Korea Aerospace Industries (KAI).

Rencana akuisisi pesawat tersebut untuk semakin mempererat kedua negara di mana tahun ini bertepatan dengan 30 tahun hubungan antara Mesir dan Korea Selatan.

Rencana akuisisi FA-50 oleh Mesir telah dibahas selama berbulan-bulan. Tiga tahun lalu delegasi dari KAI telah mengunjungi Mesir untuk mebicarakan mengenai transfer teknologi yang menyertai penjualan FA-50.

Mesir berencana untuk melengkapi angkatan udaranya dengan 100 jet FA-50.

KAI tidak hanya merencanakan produksi bersama dengan Mesir, tetapi juga membangun pusat ekspor regional dan menyediakan layanan terkait

KAI juga bertujuan untuk bekerja sama dengan Mesir dalam mengembangkan R&D penerbangannya, selanjutnya membangun ekosistem industri penerbangan di negara tersebut.

Duta Besar Mesir untuk Korea Selatan Abdelrahman dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita Yonhap menyatakan keyakinannya terhadap negosiasi tersebut.

“Kami berharap diskusi teknis dan terperinci antara lembaga kami dan perusahaan Korea akan membuahkan hasil yang sukses,” kata dia.

Pada awal tahun 2023, Organisasi Arab untuk Industrialisasi (AOI) milik negara Mesir telah menandatangani perjanjian dengan KAI untuk menjajaki produksi lokal FA-50 dan varian pelatihannya, T-50.

Pimpinan KAI menyebut, pemilihan FA-50 oleh Mesir dapat memajukan industri penerbangan Mesir dan memperkuat kemitraan strategis di seluruh Afrika dan Timur Tengah.

Kunjungan Kepala Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan, Seok Jong-gun, ke Mesir pada bulan Februari semakin menguatkan rencana akuisisi FA-50 oleh Kairo.

Pada bulan Agustus 2022, tim aerobatik Angkatan Udara Korea Selatan, Black Eagles, dengan armada T-50B Golden Eagle datang ke Mesir dan tampil di atas Piramida Giza saat penyelenggaraan Pyramids Air Show.

FA-50 Fighting Eagle merupakan versi tempur-serang yang dikembangkan dari T-50.

Bila akuisisi FA-50 oleh Mesir terlaksana, maka KAI semakin memperluas pasar jet tempur ini di berbagai negara. (RNS)

One Reply to “Mesir dilaporkan akan segera mengakuisisi 36 jet FA-50 dari Korea Selatan, rencana pembelian hingga 100 unit”

  1. Seharusnya Korea berterima kasih kepada Indonesia sebagai salah satu konsumen awal yang membeli FA 50 golden eagle, karena dari sana banyak datang permintaan akuisisi dari berbagai negara, juga pesawat latih KT Wong bee, karena tanpa pembeli pertama luar negeri sebuah produk alut sista pespur sulit untuk dipasarkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *