AIRSPACE REVIEW – Kementerian Pertahanan Inggris mengungkapkan sistem rudal pertahanan udara bergerak baru Supacat-ASRAAM yang akan dikirimkan ke Ukraina.
Sistem ini dilengkapi dengan Advanced Short Range Air-to-Air Missile (ASRAAM) yang dipasang pada kendaraan taktis ringan Supacat High Mobility Transporter (HMT) berpenggerak 6X6.
Kehadiran Supacat-ASRAAM akan meningkatkan sistem pertahanan udara bergerak pasukan ukraina secara responsif dan tepat guna melawan ancaman udara dari Rusia.
Sebelumnya, Angkatan Bersenjata Ukraina telah mendapatkan sistem Supacat-ASRAAM pertamanya pada Agustus 2023. Sistem ini melakukan debut operasionalnya pada Oktober 2023.
Rekaman pertempuran dari garis depan menunjukkan sistem tersebut secara efektif dapat mengatasi drone kamikaze Rusia selama operasi malam hari.
Sistem Supacat-ASRAAM dapat diandalkan untuk melindungi pusat komando dan infrastruktur penting lainnya dari serangan udara lawan.
Selain menghadapi drone, sistem ini dapat diandalkan melawan rudal jelajah, helikopter, dan pesawat yang terbang rendah.
Rudal ASRAAM yang diusungnya memiliki kecepatan hingga 3 Mach, dapat menyerang target pada jarak lebih dari 25 km.
Rudal dibekali dengan hulu ledak fragmentasi seberat 10 kg, dirancang khusus untuk menghancurkan target udara dengan kerusakan kolateral minimal. (RBS)