Sistem pertahanan udara IRIS-T Ukraina yang dipasok Jerman hancurkan 15 rudal jelajah Rusia dalam sebuah serangan

IRIS-T Ukraina pasokan dari JermanIstimewa

AIRSPACE REVIEW – Dalam serangan rudal Rusia berskala besar baru-baru ini, unit pertahanan udara Ukraina yang dilengkapi dengan sistem rudal pertahanan udara IRIS-T dari Jerman, berhasil menghancurkan 15 rudal jelajah Rusia.

Keberhasilan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menunjukkan kemampuan luar biasa dari IRIS-T untuk mencegat beberapa ancaman berkecepatan tinggi secara bersamaan.

Keberhasilan dalam mencegat 15 rudal tersebut membantu mencegah kerusakan signifikan pada infrastruktur militer dan sipil, meminimalkan potensi korban jiwa, dan kerusakan material.

Performanya yang unggul dalam skenario pertempuran berisiko tinggi dan kompleks telah menjadikannya komponen penting dari strategi pertahanan udara Ukraina.

Sistem pertahanan udara IRIS-T dilengkapi teknologi radar homing dan panduan inframerahnya yang canggih, memungkinkannya untuk menghadapi berbagai ancaman udara dengan akurasi tinggi.

IRIS-T dirancang untuk melawan rudal jelajah, pesawat terbang, drone, bahkan rudal balistik, menjadikannya salah satu solusi pertahanan udara paling serbaguna yang tersedia saat ini bagi pasukan Ukraina.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Jerman pada 17 Februari 2025 menyatakan telah mengirimkan enam sistem pertahanan udara IRIS-T ke Ukraina.

Pengiriman ini mencakup varian sistem SLM (Surface-Launched Medium Range) dan SLS (Surface-Launched Short Range), beserta sejumlah rudal SLM yang tidak disebutkan jumlahnya.

Varian IRIS-T SLM dirancang untuk menghadapi ancaman jarak menengah dengan jangkauan hingga 40-60 km. Dapat menyerang target pada ketinggian mulai dari 1.000 m hingga 20.000 m.

Sedangkan IRIS-T SLS mengkhususkan diri dalam pertahanan jarak pendek, dengan jangkauan efektif hingga 25 km. Dapat menyerang target pada ketinggian antara 300 m hingga 12.000 m. (RBS)

2 Replies to “Sistem pertahanan udara IRIS-T Ukraina yang dipasok Jerman hancurkan 15 rudal jelajah Rusia dalam sebuah serangan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *