Jerman mengirimkan bantuan militer baru ke Ukraina: Drone hingga ribuan amunisi

Ukraina menerima ribuan amunisi baru dari JermanRBC

AIRSPACE REVIEW – Jerman pada 17 Maret 2025 telah memberikan bantuan militer baru kepada Ukraina. Bantuan mulai dari drone, rudal sistem pertahanan udara, hingga ribuan amunisi.

Di antara sistem persenjataan yang dikirimkan termasuk tiga senjata antipesawat gerak sendiri Gepard, rudal IRIS-T, dan berbagai jenis amunisi.

Pengiriman terbaru juga menyertakan 24 kendaraan lapis baja MRAP, amunisi untuk tank Leopard, dan kendaraan tempur infanteri Marder.

Barang-barang utama dalam daftar yang diperbarui mencakup 10.000 butir amunisi untuk sistem Gepard, 5.000 butir amunisi 155 mm, 2.000 butir amunisi 122 mm, 50 drone pengintai VECTOR (total yang dikirim: 549), 30 kendaraan darat tak berawak Gereon RCS, dan 30 sistem deteksi drone.

Selain itu, Ukraina menerima dua kendaraan pembersih ranjau lapis baja WISENT 1, 100 sistem penjinak ranjau portabel, dua pukat ranjau, dan 8.000 butir mortir 120 mm.

Peralatan lain yang dikirim termasuk pengintai laser, teropong inframerah, kendaraan, senapan serbu, dan kotak pertolongan pertama.

Jerman juga tengah mempersiapkan paket bantuan skala besar baru untuk Ukraina, yang diharapkan akan tiba pada paruh pertama tahun 2025. Bantuan ini akan mencakup sistem pertahanan udara, tank, dan howitzer. (RNS)

One Reply to “Jerman mengirimkan bantuan militer baru ke Ukraina: Drone hingga ribuan amunisi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *