Tujuh negara anggota Uni Eropa sepakat akan memberikan bantuan tambahan 15 miliar euro kepada Ukraina

IRIS-T SLMUkraine MoD

AIRSPACE REVIEW – Dalam pertemuan khusus Dewan Eropa, tujuh negara anggota UE berkomitmen untuk memberikan tambahan bantuan 15 miliar euro (16,28 miliar USD) dalam bentuk bantuan keuangan dan militer kepada Ukraina.

Berbicara dalam konferensi pers di Brussels setelah pertemuan tersebut, Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menekankan bahwa Ukraina tetap menjadi jaminan terkuat bagi keamanannya sendiri.

“Sejak 24 Februari 2022, tentara Ukraina telah melakukan perlawanan. Banyak orang saat itu percaya bahwa mereka tidak akan mampu melawan selama lebih dari tiga hari, kemudian lebih dari tiga minggu — sekarang mereka telah melawan selama lebih dari tiga tahun. Kami telah mendukung Ukraina sejak awal dan akan terus mendukungnya bahkan setelah perang, sebagai anggota masa depan Uni Eropa. Kami juga telah memutuskan bahwa kami akan mengeksplorasi kemampuan kami dalam kerangka UE untuk berkontribusi pada jaminan keamanan,” kata Costa.

Ia menekankan bahwa jaminan keamanan bagi Ukraina sangat penting tidak hanya bagi keamanan Eropa tetapi juga bagi keamanan global.

Ditambahkan bahwa perang ini bukan hanya menyangkut Ukraina tetapi juga tentang penghormatan terhadap hukum internasional, tatanan global yang berdasarkan aturan, kedaulatan, integritas teritorial, dan perbatasan yang aman.

Costa juga menyoroti pemungutan suara Majelis Umum PBB dari minggu sebelumnya, yang menurutnya telah menunjukkan dukungan internasional yang kuat bagi Ukraina.

Ia menandaskan bahwa hukum internasional harus berlaku dan bahwa perang harus berakhir dengan kegagalan bagi pihak agresor.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, yang juga hadir dalam konferensi pers tersebut, mengumumkan bahwa UE sedang mengerjakan mekanisme keuangan baru yang akan memungkinkan negara-negara anggota untuk bersama-sama mendapatkan peralatan militer untuk kemudian ditransfer ke Ukraina.

Ia mengutip inisiatif Denmark untuk mengembangkan produksi pertahanan di Ukraina dan upaya yang dipimpin Ceko untuk memasok amunisi sebagai contoh.

Pada tanggal 6 Maret, para pemimpin UE berkumpul di Brussels untuk membahas penguatan pertahanan Eropa dan peningkatan bantuan untuk Ukraina.

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah kekhawatiran atas langkah-langkah pemerintah AS untuk mengurangi kontribusinya terhadap keamanan Eropa dan dukungan militer untuk Ukraina. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *