Rusia merilis video sistem artileri medan swagerak 2S43 Malva 152 mm, dioperasikan oleh kadet baru

2S43 Malva dioperasikan oleh Kadet RusiaVia Telegram

AIRSPACE REVIEW – Baru-baru ini Rusia merilis rekaman baru yang memamerkan sistem artileri swagerak (SPH) terbarunya, 2S43 Malva, selama latihan untuk kadet dari Akademi Artileri Militer Mikhailovskaya.

Dalam video terlihat para kadet belajar mengoperasikan sistem howitzer ini, menyoroti fokus militer dalam membiasakan rekrutan baru dengan platform sistem artileri canggih tersebut.

Meskipun tergolong arsenal anyar pada Angkatan Bersenjata Rusia, mulai diterima pada 26 Oktober 2023, sistem ini telah diturunkan dalam perang nyata di wilayah Kharkiv Ukraina dan wilayah Kursk Rusia.

Tidak seperti howitzer swagerak buatan era Uni Soviet pada umumnya, 2S43 Malva dirancang tanpa turret dan tidak memiliki lapisan baja untuk dudukan senjata, sehingga menghasilkan kendaraan yang lebih ringan dan lincah.

Sistem artileri 2S43 dipasang pada sasis truk militer BAZ-6910-027 Voshchina berpenggerak 8X8 dan untuk mengoperasikannya dibutuhkan lima awak.

Dirancang untuk penyebaran cepat dan mobilitas yang ditingkatkan, 2S43 Malva dapat diangkut menggunakan pesawat seperti Il-76 sehingga menawarkan fleksibilitas untuk operasi ofensif dan defensif.

Howitzer yang diusung 2S43 Malva serupa dengan yang digunakan pada sistem SPH 2S19 Msta-s, yakni meriam 152 mm 2A64.

Susten ubu memiliki jangkauan tembak sekitar 24,5 km dan membawa 30 butir amunisi dalam misi tempurnya.

2S43 mampu menyerang berbagai target, termasuk pos komando, posisi pertahanan, baterai artileri dan rudal, sistem pertahanan udara, kolom lapis baja, dan unit infanteri. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *