AIRSPACE REVIEW – Cyberani, sebuah perusahaan Saudi Aramco dan pemimpin siber nasional, menggandeng Thales, grup teknologi terbesar di Eropa, untuk memenuhi kebutuhan keamanan siber perusahaan sektor swasta dan publik di Kerajaan Arab Saudi.
Aliansi strategis ini ditandatangani pada LEAP 2024 oleh CEO Cyberani Saeed Al Saeed dan VP Cyber Digital Solutions, di Thales Pierre-Yves Jolivet, sejalan dengan Visi Kerajaan 2030 yang menekankan pentingnya keamanan siber dan infrastruktur digital dalam membangun perekonomian yang terdiversifikasi dan berkelanjutan.
Aliansi Cyberani-Thales akan bertindak sebagai katalis bagi perekonomian lokal dan memperkuat pengembangan kemampuan digital dan industri Saudi, sehingga berkontribusi terhadap tujuan kedaulatan Kerajaan, tulis Thales dalam rilis yang diterima Airspace Review.
Cyberani dan Thales akan bekerja sama untuk mengatasi pasar Keamanan Siber di Kerajaan, dengan target pendapatan sebesar USD 350 juta yang akan dicapai pada tahun 2024 hingga 2030. .
Setelah menyelesaikan akuisisi Imperva, dan dengan lebih dari 5.800 pakar keamanan siber di 68 negara, Thales memperkirakan pendapatan tahun 2024 sebesar 2,4 miliar USD dari keamanan siber.
Dengan memilih Thales sebagai mitra pilihan, Cyberani akan memanfaatkan keahlian perusahaan teknologi tersebut untuk mengamankan infrastruktur dan operasional Teknologi Informasi (IT) dan Teknologi Operasional (OT) yang penting bagi klien mereka di Kerajaan Arab Saudi.
Aliansi Cyberani-Thales akan memberikan solusi keamanan siber terbaik di kelasnya kepada organisasi-organisasi di negara ini, dengan fokus pada sektor-sektor penting seperti Energi, Utilitas, Penerbangan, Transportasi, Luar Angkasa, Keuangan, dan bahkan Kota Cerdas.
Thales juga akan mendukung Cyberani dengan menyediakan layanan keamanan siber untuk afiliasi Aramco & Aramco di lokasi luar negeri, khususnya di luar Kerajaan Arab Saudi. (RNS)