AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Delapan bulan setelah diperkenalkan ke Angkatan Bersenjata Ukraina, Kendaraan Pangangkut Pasukan (APC) Lavr telah menunjukkan keefektifannya dalam konflik yang sedang berlangsung. Hal ini diungkapkan oleh ArmyInform pada 19 Agustus 2023.
Disebutkan, Lavr APC buatan Inkas, Uni Emirat Arab ini dimasukkan ke dalam operasi salah satu brigade mobil udara terpisah di Ukraina.
Fitur-fiturnya, termasuk mobilitas, kulit lapis besi yang kuat, dan berdaya daya tembak mumpuni, menjadikannya aset penting bagi brigade.
Fungsi utama kendaraan ini mencakup transportasi pasukan ke posisi garis depan, pengiriman amunisi dan perbekalan, serta mengevakuasi tentara yang terluka dari daerah pertempuran.
Seorang komandan seksi dari brigade menyoroti kemampuan adaptasi kendaraan tersebut, meskipun dirancang untuk menampung delapan orang, namun di lapangan mampu mengevakuasi hingga 16 personel.
Lalu armor Lavr, mampu menahan peluru kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm serta pecahan munisi artileri.
Di atap kendaraan dipasangi senapan mesin Browning M2 kaliber 12,7 mm, secara konsisten memberikan perlindungan, terutama saat berhadapan langsung dengan musuh.
Lavr dibangun berdasarkan sasis Toyota Land Cruiser 79 series, menawarkan ketersediaan suku cadang dan perawatan yang hemat biaya.
Kendaraan ditenagai mesin diesel 4.2L V8, mampu mencapai kecepatan maksimum 110 km/jam dengan jangkauannya operasi 750 km.
-RBS-