AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Dalam pameran pertahanan IDEF 2023 di Istanbul Turkiye pada 25-28 Juli lalu, Pakistan memamerkan beberapa peralatan militer mutakhirnya.
Salah satunya adalah Fatah-1 G-MLRS (Guided Multiple Launch Rocket System) yang dikembangkan oleh perusahaan negara, Global Industrial & Defense Solutions (GIDS).
Sistem peluncur roket artileri medan bergerak (mobile) ini ditempatkan di atas truk militer berpenggerak 8X8.
Kompatibilitas Fatah-1 dengan berbagai amunisi memungkinkan pasukan militer untuk menyesuaikan serangan mereka sesuai dengan sifat spesifik target. Termasuk menggunakan hulu ledak fragmentasi ledakan atau hulu ledak khusus lainnya, Fatah-1 menyesuaikan dengan kebutuhan misi.
Kemampuannya untuk melibatkan hingga 8 target berbeda dalam kisaran 8 km x 8 km persegi pada jangkauan 70 km hingga 140 km menjadikannya aset berharga untuk serangan presisi.
Fatah-1 memiliki Circular Error Probable (CEP) kurang dari 50 meter, memastikan serangan tepat sasaran.
Dilengkapi dengan Integrated Fire Control System (CTI) canggih, Fatah-1 mengoptimalkan mekanisme penargetan dan panduan rudal, memastikan koordinasi yang mulus antara rudal dan platform peluncuran.
Dengan fleksibilitas operasionalnya, Fatah-1 dapat diterapkan dalam berbagai skenario, mulai dari perang konvensional hingga operasi kontra-terorisme.
Sistem ini dapat diandalkan untuk meluluhlantakkan pangkalan militer musuh, kelompok pasukan lapis baja, situs peluncuran rudal, pelabuhan, gudang munisi dan depot BBM.
-RBS-