Tak main-main, China kerahkan 26 pesawat termasuk J-10, J-11, J-16, dan Su-30 untuk cegat P-8A Amerika

J-10 _ J-11 _ J-16 _ Su-30_ PLAAF _ Airspace ReviewIstimewa

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pada 13 Juli, Amerika Serikat mengirim pesawat antikapal selam P-8A Poseidon untuk terbang dari utara ke selatan di sepanjang garis tengah Selat Taiwan.

Sebagai tanggapan terhadap penerbangan tersebut, Kementerian Pertahanan Nasional China langsung mengerahkan sejumlah jet tempurnya.

Awalnya pesawat tempur yang dikerahkan lebih dulu hanya satu pesawat, namun kemudian sedikitnya 25 jet tempur mengusul di belakang, termasuk J-10, J-11, J-16, dan Su-30, tulis China Times.

Surat kabar itu melaporkan bahwa pesawat-pesawat China memberikan peringatan terhadap P-8A.

Terlepas dari peringatan dari pesawat China, P-8A menjawab bahwa menurut hukum internasional, dia terbang secara legal dan tidak melintasi timur garis tengah ke laut dekat Miaoli dan Hsinchu.

Mayjen (Purn) Li Zhengjie, pensiunan Angkatan Bersenjata China pada siaran Zhongtian mengatakan, kehadiran pesawat antikapal selam P-8A AS di Selat Taiwan merupakan gerakan militer dan politik yang jelas. Karena kedalaman Selat Taiwan yang dangkal tidak membutuhkan kehadiran pesawat antikapal selam.

“Dari pesawat terbang, Anda berpotensi melihat kapal selam, jadi tidak perlu pesawat antikapal selam. Jika AS bermaksud mengumpulkan intelijen militer, mereka harus menggunakan RC-135,” ujarnys.

Pada hari Kamis, pakar militer China dan komentator TV, Song Zhongping, mengatakan kepada Global Times bahwa transit P-8A melalui Selat Taiwan dimaksudkan untuk melakukan pengintaian terhadap kapal perang atau kapal selam PLA pasca-latihan PLA.

Zhang Xuefeng, pakar militer Tiongkok lainnya, mengatakan bahwa tindakan tersebut jelas merupakan provokasi, tetapi tidak menimbulkan ancaman yang signifikan di bawah pengawasan PLA.

Dengan militer AS mendekati Laut China Selatan sebanyak 1.500 kali tahun lalu dan 1.200 kali tahun sebelumnya, tampaknya AS tidak akan menghentikan tindakan ini, tulis China Times.

-JDN-


8 Replies to “Tak main-main, China kerahkan 26 pesawat termasuk J-10, J-11, J-16, dan Su-30 untuk cegat P-8A Amerika”

  1. Amerika dimana² selalu ikut campur urusan negara lain,alangkah baiknya bila Amerika balik di ancam dengan drone terpedo macam posoidon milik Rusia.

    1. Jangan salah bang! Bagi rakyat Taiwan ikut campur tangan Amerika ini justru benar² diharapkan, secara kekuatan Amerika menjadi penyeimbang permusuhan Taiwan VS China ini. Rakyat Taiwan merasa berhutang budi kepada militer Amerika karena telah mau mendukung mereka dalam menghadapi militer China!

  2. Ingat bro saat China merongrong lewati batas perairan di natuna,..
    Ingat bela-belain negara lain negara sendiri diem kolot bener pikirannya

  3. Gak mslh klo mrk tdk ganggu. Kan pswt mata² amerika kan lwt di jalur internasional. Bahkan di kawal bbrp pswt tempur canggih amerika.

  4. Giliran berikutnya setelah Ukraina vs Rusia, Amerika akan menggunakan “proxy warnya” Taiwan vs China. Sudah kelihatan dalam beberapa tahun terakhir sikap tidak suka Amerika thd China, bahkan sekutunya spt Inggris n perancis melakukan patroli di LCS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *