AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Amerika Serikat (AS) menegaskan kembali komitmennya terhadap kemitraan strategis dengan Indonesia.
Hal itu dikatakan Menteri Pertahanan AS Lloyd J. Austin III saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto di sela-sela Dialog Shangri-La pada hari Jumat (2/6) di Singapura.
Kedua pemimpin bertemu untuk membahas kekuatan hubungan bilateral, masalah keamanan yang menjadi perhatian bersama, dan Keketuaan ASEAN Indonesia, seperti diberitakan Departemen Pertahanan AS dalam rilisnya.
Menteri Austin berterima kasih kepada Menteri Prabowo atas advokasi pribadinya untuk menyelesaikan Pengaturan Kerangka Kerja dengan Badan Akuntansi POW-MIA Pertahanan untuk memungkinkan Amerika Serikat memulihkan tentara AS yang hilang selama Perang Dunia II.
Kedua pemimpin membahas prioritas modernisasi pertahanan Indonesia dan bagaimana Amerika Serikat dapat membantu Indonesia memperkuat kemampuan pertahanan diri maritimnya.
Austin dan Prabowo juga menyoroti Latihan Super Garuda Shield yang diperluas tahun ini, yang akan mencakup lebih dari 19 negara, menjadikannya salah satu latihan multilateral terbesar di kawasan.
Keduanya bertukar pandangan dan keprihatinan tentang situasi di Laut China Selatan. Austin memuji Indonesia atas langkah bersejarahnya dalam menyelesaikan sengketa batas laut dengan Vietnam Desember lalu.
Menteri Austin menutup pertemuan dengan menegaskan pentingnya Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bagi keamanan dan kemakmuran Indo-Pasifik, dan memuji kepemimpinan Indonesia yang kuat sebagai Ketua ASEAN pada tahun 2023.
-Poetra-