AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Uni Emirat Arab (UEA) membatalkan pembelian 12 helikopter H225M Caracal senilai 800 juta euro (880,6 juta USD) dari Airbus Helicopters.
Pejabat Otoritas Pengadaan Pertahanan dan Keamanan UEA Muammar Abdulla Abushehab mengatakan hal itu seperti diberitakan Breaking Defense.
Kantor media pemerintah UEA belum memberikan tanggapan mengenai hal itu.
Demikian juga dengan Airbus, enggan memberikan klarifikasinya.
“Kami telah melayani angkatan bersenjata UEA selama lebih dari 40 tahun. Kami bangga dengan hubungan kami, yang juga melayani hubungan bilateral antara Prancis dan UEA.Kami tidak mengomentari diskusi yang kami lakukan dengan klien kami,” ujar salah satu Juru Bicara Airbus.
H225M adalah helikopter angkut taktis jarak jauh multiperan. Heli dapat digunakan untuk beragam misi seperti angkut personel, VIP, dan SAR Tempur.
UEA memesan 12 heli H225M pada bulan Desember 2021 pada saat kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Abu Dhabi.
Pada saat itu UEA memesan heli ini bersamaan dengan pemesanan 80 Jet Tempur Rafale.
-JDN-