AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Darat Filipina telah menerima tank ringan Sabrah yang dipesan pemerintah negara itu dari Israel.
Hal ini dipastikan dari foto-foto yang diunggah oleh laman MaxDefense Philippines (18/12). Terlihat tank Sabrah sedang dirakit pemasangan turretnya ke bandan tank di Filipina.
Dilaporkan, tank yang didatangkan dari Israel tersebut sudah menjalani uji tembak di Fort Magsaysay, Nueva Ecija.
Seperti diketahui, pada bulan Mei 2022 Elbit Systems memenangkan Proyek Akuisisi Tank Ringan Angkatan Darat Filipina.
Sebanyak 18 tank dipesan bersama 10 panser kanon menggunakan basis Pandur ll 6X6. Keduanya dilengkapi dengan turret berawak bersenjatakan kanon kaliber 105 mm.
Tank Sabrah pesanan Filipina ini dikembangkan berdasarkan platform ASCOD AFV (Armored Fighting Vehicle) yang diproduksi oleh General Dynamics European Land Systems (GDELS).
Tank dapat diintegrasikan dengan sistem perlindungan aktif, termasuk sistem manajemen pertempuran Torch-XTM buatan Elbit Systems.
Selain itu, tank dipasangi dengan pemandangan elektro-optik (EO), serta sistem pengendalian tembakan.
Sabrah dilengkapi dengan sistem perlindungan lapis baja yang mumpuni, memberikan perlindungan balistik hingga STANAG 4569 Level 4 standar NATO.
-RBS-