AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pesawat A330-300 registrasi HL7525 milik Korean Air tergelincir keluar dari ujung landasan atau mengalami ekskursi dari landasan pacu setelah mendarat di Landasan 22 Bandara Internasional Mactan-Cebu (CEB), Filipina pada Minggu (23/10) malam pukul 23.30 waktu setempat.
Foto-foto dari tempat kejadian yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat menabrak antena localizer ILS untuk Landasan 04 usai setelah menabrak bagian landasan, tuilis Aviation Safety Network di lamannya.
Roda pendarat pada bagian hidung terlihat kolaps.
Dijelaskan bahwa pesawat berangkat dari Bandara Internasional Seoul-Incheon (ICN) pada pukul 10:20 UTC menuju CEB.
Pada pukul 14:12 UTC, pilot membatalkan approach pertama ke Landasan 22 CEB.
Hal itu kemungkinan karena cuaca buruk berupa badai petir di daerah tersebut dengan awan Cumulonimbus pada ketinggian 1.800 kaki.
Pilot kemudian melakukan approach kedua, yang kemudian juga dibatalkan pada pukul 14:26, tak lama setelah melintasi ambang landasan pacu.
Pesawat selanjutnya terbang lagi dan melakukan holding selama sekitar 30 menit sebelum melakukan approach ketiga.
Pukul 15:08 UTC (23:08 waktu setempat) pesawat akhirnya melakukan pendaratan di Landasan 22 CEB dan melewati ujung landasan.
Runway 22 tersebut memiliki Landing Distance Available (LDA) sepanjang 3.310 m.
-Jaden-