AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Foto terbaru dari hasil produksi Tank Tempur Utama (MBT) Karrar buatan dalam negeri Iran telah dirilis.
Tank tersebut ditampilkan saat kunjungan Ketua Mahkamah Agung Iran, Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i, hal ini diberitakan oleh Mojnews pada 26 Agustus 2022.
Karrar merupakan MBT generasi ketiga Iran, keberadaannya pertama kali diumumkan pada tahun 2016.
Pada pengumuman tersebut, dinyatakan bahwa tank itu memiliki sistem kontrol tembakan elektro-optik, pengintai laser, komputer balistik dan dapat menembak target stasioner dan bergerak di siang atau malam hari.
Proyek Karrar ini dikembangkan secara lokal atas kegagalan untuk mendapatkan lisensi dan alih teknologi untuk memproduksi tank T-90MS Rusia.
Platform Karrar didasarkan pada T-72 MBT buatan era Uni Soviet dan Iran mencoba untuk menggabungkan elemen dari T-90 Rusia, M1 Abrams Amerika Serikat, dan Challenger 2 dari Inggris.
Karrar mulai diproduksi masal sejak 2017 di Kompleks Industri Pertahanan Bani Hashim, Iran. Memasuki layanan pada Angkatan Bersenjata Iran sejak 2020, dengan pesanan gelombang pertama sebanyak 150 unit.
Pada 2018, dilakukan pemesanan gelombang kedua sebanyak 650 unit yang seluruhnya akan selesai pada akhir 2022.
Untuk spesifikasinya, Karrar memiliki bobot 51 ton, dengan panjang body 6,8 m, lebar 3,68 m, tinggi 2,5 m. Kendaraan diawaki tiga kru yakni pengemudi, komandan dan penembak.
Persenjataan utama Karrar berupa kanon utama
kaliber 125 mm 2A46M /M-2/M-5 smoothbore dengan stabilizer.
Persenjataan sekundernya berupa senapan mesin koaksial 7,62 mm dan senapan mesin 12,7 mm yang dikendalikan dari jarak jauh (RCWS).
Karrar dilengkapi dengan mesin diesel berdaya 1.000 hp. Dapat berlari maksimum di jalan datar keras sekitar 70 km/jam.
Jangkauan operasionalnya antara 500-550 km, dengan drum bahan bakar tambahan maka jangkauannya bertambah 200-280 km lagi.
-RBS-