Irak operasikan lagi drone CH-4 buatan China

CH-4Iraq MoD

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sebuah drone CH-4 milik Komando Penerbangan Angkatan Darat Irak (IAAC) tampak dengan perlengkapannya untuk kembali mengudara pada 8 Agustus 2022.

Hal ini telah mendapatkan konfirmasi dan diumumkan oleh Menteri Pertahanan Juma Enad Saadoun saat mengunjungi area IAAC di Pangkalan Udara Balad, tulis Janes.

Dalam kunjungan tersebut Menteri Saadoun terlihat sedang memeriksa stasiun kontrol darat dan kemudian menyaksikan CH-4 yang dipersenjatai dengan peluru kendali laser AR-1 serta bom FT-9 lepas landas ke udara.

Saadoun mengatakan, UAV memainkan peran besar dalam perang melawan kelompok ekstremis Negara Islam. Namun drone ini kemudian dihentikan dari operasinya tahun 2017.

Pada 2021, sebuah kontrak ditandatangani dengan pihak pabrikan untuk mengembalikan mereka ke layanan. Pekerjaan ini dimulai sekitar sebulan yang lalu, ujarnya.

Irak mengakuisisi CH-4 dari China pada Oktober 2015 tetapi tidak mengungkapkan berapa unit yang telah diperoleh.

CH-4 dibuat oleh CASC, China pada 2010 dan penerbangan perdananya dilaksanakan pada 2011.

Dari sisi tampilan eksternal, CH-4 terlihat hampir identik dengan General Atomics MQ-9 Reaper dari AS. Perbedaan mencolok terlihat dari sirip perut di bawah ekor-V pada MQ-9 tidak ada pada CH-4.

CH-4 mampu menembakkan rudal udara ke darat dari ketinggian 5.000 meter (16.400 kaki).

Drone dengan MTOW 1.300 ton ini dapat terbang selama 40 jam.

-Jaden-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *