AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Laut Kerajaan Malaysia (RMN) secara resmi telah menerima dan meresmikan dua helikopter maritim serbaguna Leonardo (AgustaWestland) AW139 pertamanya.
Kedua helikopter tersebut diserahkan kepada RMN pada 1 Juli 2022, bersamaan dengan pembukaan Stasiun Udara Kota Kinabalu di Markas Komando Armada Timur RMN di pangkalan angkatan laut TLDM Sepanggar.
Aset udara baru ini akan dioperasikan oleh Skuadron 503 RMN. Skadron ini diaktifkan pada 1 Juli 2022 dan akan bertanggung jawab untuk memantau Zona Maritim Malaysia.
Dengan AW139 ini, memungkinkan RMN untuk melakukan peningkatan frekuensi patroli di perairan wilayah Sabah dan Sarawak.
Termasuk juga melakukan tugas tempur seperti Maritime Domain Awareness (MDA), Over the Horizon Targeting (OTHT), dukungan operasi khusus, dan pelatihan.
AW139 juga akan digunakan untuk misi Search and Rescue (SAR), Evakuasi Medis (MEDEVAC), Evakuasi Korban (CASEVAC), dan operasi Bantuan Kemanusiaan dan Bantuan Bencana (HADR).
Diketahui RMN mengorder total tiga AW139, di mana satu helikopter lagi diharapkan akan dikirim ke Malaysia pada September 2022 mendatang.
Mengenai spesifikasinya, AW139 diawaki satu atau dua pilot dengan 15 penumpang. Memiliki dimensi panjang 16,6 m, lebat badan 2,2 m, dan tinggi 4,9 m.
Helikopter dibekali dua mesin turboshaft Pratt & Whitney Canada PT6C-67C masing-masing berdaya 1,142 kW (1,531 hp).
Kecepatan maksimumnya 310 km/jam, ketinggian terbang hingga 6.096 m dan jangkauan 1.061 km atau endurance 5 jam 13 menit.
-RBS-