AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Dua pilot Su-30SM Rusia eject (keluar dari pesawat menggunakan kursi pelontar) pada saat sedang persiapan terbang di kokpit, bukan pada saat pesawat sedang taksi menuju ujung landasan seperti diberitakan sebelumnya.
Oleh karena itu, ada satu teknisi yang terbakar oleh roket pendorong kursi lontar.
Peristiwa terjadi pada saat kedua pilot Su-30SM dengan nomor badan pesawat (bort) 37 registrasi RF-93825 sedang melaksanakan persiapan untuk terbang di Lapangan Terbang Saki, Krimea.
Pesawat tersebut milik Resimen Penerbangan Angkatan Laut 43, Armada Laut Hitam Rusia.
Pada saat seperti itu, pilot lazimnya dibantu oleh teknisi yang naik di tangga pesawat. Dalam kondisi seperti itu kanopi pesawat pun masih terbuka.

Pada saat itu pula, tiba-tiba kedua kursi di depan dan belakang pesawat Su-30SM tersebut terlontar.
Seperti diberitakan Scramble Magazine, teknisi itu mengalami luka bakar akibat ledakan mesin roket kursi pelontar.
TASS memberitakan, kedua pilot selamat dari insiden itu. Peristiwa terjadi pada hari Jumat, 21 Mei 2021 pukul 18.50 waktu setempat.
Dua pilot F-15QA eject
Sebelumnya pada 18 Mei 2021, dua pilot tugas aktif Angkatan Udara AS (USAF) juga eject dari pesawat F-15QA pesanan Qatar di Bandara MidAmerica dekat St.Louis, Amerika Serikat.
Bedanya, pada saat itu jet F-15QA sedang meluncur di landasan pacu.
USAF mengatakan kedua pilot tidak mengalami luka.
Investigasi masih berlangsung untuk mengetahui penyebab terjadinya insiden tersebut.
RNS